Berita

m nazaruddin/ist

GPS: Nazaruddin yang Durhaka Kini Tertimpa Karmaphala

KAMIS, 07 JULI 2011 | 19:05 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Target Muhammad Nazaruddin adalah menghancurkan tiga hal sekaligus: Partai Demokrat, Ketua Dewan Pembina SBY dan Ketua Umum Anas Urbaningrum.

Upaya Nazaruddin ini tentu akan digagalkan oleh seluruh kader Partai Demokrat di Indonesia. Anggota Komisi II DPR RI dari Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika, misalnya, berjanji akan membongkar semua kebusukan dan kebohongan Nazaruddin.

“Saya memang tidak begitu kenal akrab dengan Nazarudin. Tetapi saya sangat hafal dan paham dengan Demokrat, Pak SBY dan Mas Anas. Ketika ketiganya akan dihancurkan dengan modal BBM, tentu wajar sebagai kader saya terpanggil untuk melawan,” ujar Pasek kepada Rakyat Merdeka Online, dalam perbincangan beberapa saat lalu (Kamis. 7/7).

Apa yang dialami Nazarudin saat ini, menurut Pasek Suardika, adalah karmaphala atas prilakunya yang buruk. Nazaruddin dengan sengaja mengkhianati dan menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan Partai Demokrat, SBY maupun Anas.

"Hal terbaik yang harus dia lakukan adalah bersikap ksatria, mendatangi penyidik dan membeberkan semua tuduhannya dalam BAP. Tapi masih punya nyali apa nggak dia itu untuk datang?" ujar Ketua Departemen Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat tersebut.

Nazarudin menuduh Pasek Suardika mendapatkan proyek Angelina Sondakh. Bagaimana?

"Nazaruddin sedang merangkai kebohongan untuk melengkapi kebohongan sebelumnya. Saya kenal dekat dengan Angie, dan juga Mas Adjie sebelum saya jadi anggota DPR menggantikan Pak Jero Wacik. Tidak ada urusannya dengan uang. Jadi itu halusinasi dia saja karena tidak kenal siapa saya sebenarnya. Mobil saya aja, meski bekas buatan tahun 2005, baru lunas cicilannya," kata mantan wartawan senior harian Nusa Bali tersebut.

"Dia itu suka mencatut nama Demokrat, SBY dan Anas. Kini sebagai kader durhaka dia masih berusaha bermain dengan membentuk tim BBM yang targetnya merusak Demokrat,” sambungnya sambil menambahkan pada saatnya Partai Demokrat akan membuka apa saja kesalahan yang telah dilakukan Nazaruddin. [guh]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya