Berita

soputan/ist

Staf Khusus SBY: Gunung Soputan Meledak!

MINGGU, 03 JULI 2011 | 05:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Hanya beberapa jam setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menaikkan status dari waspada ke siaga, Gunung Soputan di Sulawesi Utara meledak pukul 06.03 WITA.

Letusan salah satu gunung berapi paling aktif di Sulawesi Utara itu mencapai ketinggian 6.000 meter.

“Minggu, 3 Juli 2011, pukul 06.03 WITA Gunung Soputan telah meletus setinggi 6.000 meter disertai awan panas ke arah barat,” begitu informasi PVMBG yang diteruskan Staf Khusus Presiden bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, kepada Rakyat Merdeka Online yang sedang berada di Maroko, beberapa saat lalu.

PVMBG menaikkan status Gunung Soputan dari waspada menjadi siaga tengah malam waktu setempat. Ketika status itu dinaikkan, Gunung Soputan sudah mulai memasuki periode erupsi dengan menyemburkan materi berpijar yang dikenal dengan istilah strombolian.

“Tahun 2008 awan panas guguran Gunung Soputan mencapai jarak 6,5 km dari puncak. Menyebabkan kebakaran hutan, namun (saat itu) tidak ada korban jiwa,” pesan Andi Arief lagi.

“Semoga Tuhan memberikan yang terbaik bagi kita bangsa Indonesia,” tutupnya.

Gunung setinggi 1.784 meter itu termasuk gunung berapi yang kerap meledak. Letusan gunung ini yang pertama kali dicatat terjadi pada tahun 1785. Lalu ia kembali meledak pada 1819, 1833, 1845, 1890, 1901, 1906, 1907, 1908-09, 1910, 1911-12, 1913, 1915, 1917, 1923-24, 1947, 1953, 1966-67, 1968, 1970, 1971, 1973, 1982, 1984, 1985, 1989, 1991-96, 2000-03, 2004, 2005, 2007, dan 2008.

Selain aktivitas strombolin, erupsi Gunung Soputan lainnya adalah kubah lava dan aliran piroklastik. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya