Berita

ist

FBR Siap Mengusir Greenpeace dari Jakarta

RABU, 29 JUNI 2011 | 22:27 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Setelah kalangan Pemprov DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta. Kini giliran Forum Betawi Rempug (FBR) mengecam Greenpeace.

Ketua Umum FBR, KH Luthfi Hakim, meminta agar Greenpeace tidak arogan dan segera mendaftarkan diri ke Kesbangpol Pemprov DKI Jakarta.
 
“Mereka (Greenpeace) menjelek-jelekan Indonesia di luar negeri untuk mendapatkan dana. Sama saja itu mirip pelacur jalanan,” kecam KH Luthfi di Jakarta, Rabu (29/6).


“Kalau Pemprov DKI tidak mampu, FBR siap mengusir Greenpeace,” tegas Luthfi.

Luthfi menambahkan, semua LSM yang berkantor di Jakarta harus mengikuti peraturan yang berlaku termasuk melaporkan diri. Kalau tidak, sama saja dengan melecehkan Gubernur Fauzi Bowo.

Senada dengan KH Luthfi Hakim, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, mengatakan pernyataan Greenpeace mereka bisa beraktivitas wilayah hukum Indonesia karena sudah terdaftar di Kemenkumham adalah pernyataan yang sangat mengada-ada.

“Secara operasional juga wajib terdaftar di Kesbangpol DKI,” katanya.
 
Agar aktivitas Greenpeace  tidak semakin liar, menurut Asraf pemerintah perlu membuat kajian khusus tentang
Greenpeace. 

“Misalnya, dalam rangka apa, kepentingan mereka apa, dan sejauh mana mereka mematuhi aturan di negara kita. Apalagi ini kan menyangkut LSM asing. Perlu diwaspadai. Jangan sampai nanti kehadiran Greenpeace justru mengganggu kepentingan bangsa dan negara,” demikian kata Ketua Forkabi yang juga Ketua DPD I Partai Golkar DKI ini.

Bila nanti kajian itu menyimpulkan Greenpeace tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia, pemerintah sebaiknya langsung mengambil
tindakan tegas, termasuk menyingkirkannya dari bumi Nusantara. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya