Berita

Anak Buah Muhaimin Iskandar Dicokok KPK

JUMAT, 27 MEI 2011 | 22:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Direktur Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan (Ditjen P2MKT) Kemenakertrans (Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Timas Ginting resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Timas Ginting tersangkut kasus korupsi pengadaan dan pekerjaan supervisi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kemenakertrans.

"Untuk kepentingan penyidikan, KPK melakukan upaya penahanan selama 20
hari terhitung sejak tanggal 27 Mei. Tersangka TG ditahan di rutan Salemba," kata Juru Bicara KPK Johan Budi dalam keterangan persnya, Jumat (27/5).

hari terhitung sejak tanggal 27 Mei. Tersangka TG ditahan di rutan Salemba," kata Juru Bicara KPK Johan Budi dalam keterangan persnya, Jumat (27/5).

Timas sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 5 Mei lalu. KPK menduga Timas telah menyalahgunakan kewenangannya dengan menyetujui pembayaran pekerjaan supervisi PLTS kepada perusahaan rekanan. Akibat perbuatan Timas tersebut, KPK menaksir telah terjadi kerugian negera sebesar Rp 3,8 miliar.

KPK menahan Timas usai menjalani pemeriksaan secara maraton lebih dari 8 jam oleh tim penyidik KPK, hari ini (Jumat, 27/5). [ade]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya