Berita

mahfud md/ist

Mahfud MD Senang Fasilitasi Nazaruddin Buka Borok di MK

KAMIS, 26 MEI 2011 | 13:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tidak risih dengan ancaman mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Mahfud pun menantang Muhammad Nazaruddin merinci borok institusinya dan menghadirkan bukti-bukti.

"Saya gembira kalau memang ada orang bisa menemukan kasus-kasus
korupsi di MK. Karena saya sendiri sudah mencari, enggak bisa ketemu. Kok bisa orang lain punya bukti?" katanya usai bersaksi bagi Agus Condro di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta, Kamis (26/5).

Mahfud sendiri menunggu-nunggu realisasi niat Nazaruddin membuka aib MK tak lama setelah kasus pemberian 120 ribu dolar Singapura itu dibeberkan Mahfud kepada Presiden SBY dan publik.

Mahfud sendiri menunggu-nunggu realisasi niat Nazaruddin membuka aib MK tak lama setelah kasus pemberian 120 ribu dolar Singapura itu dibeberkan Mahfud kepada Presiden SBY dan publik.

"Itu empat hari lalu. Katanya mau diumumkan, sore nunggu pagi, sore lagi,
sampai sekarang enggak ada," sindir Mahfud.

Yang pasti, sambung Mahfud, pihaknya siap meladeni niat Nazaruddin itu. Bahkan, kalau Nazaruddin kebingungan mengungkap borok-borok atau korupsi di institusinya, Mahfud siap memfasilitasi Nazaruddin untuk mengurusnya secara hukum.

"Silakan saja diproses, nanti kita sama-sama saling buktikan. MK kan sering dapat tuduhan seperti itu. Mau saya fasilitasi untuk membuka itu di pengadilan," tutup Mahfud.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya