Berita

Yorris Raweyai/ist

Tangkal Degradesi Moral Pancasila, AMPG Kader 3 Ribu Muda Mudi

RABU, 25 MEI 2011 | 22:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Hasil beberapa lembaga survei menunjukkan telah terjadi demoralisasi yang cukup dahsyat di kalangan kaum muda bangsa. Sikap dan langkah mereka cenderung radikal, mengabaikan kultur, nilai-nilai ideologis Pancasila.

Menyikapi kondisi tersebut, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) langsung bereaksi. AMPG tak mau kaum muda bangsa salah langkah.

Organ sayap partai beringin itu menggelar pemantapan ideologisasi Pancasila bagi kaum muda melalui Jambore Nasional Siaga Karya Indonesia.


"Kami ingin membangun kesadaran ideologis sebagai anak bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945," ujar Ketua Umum AMPG, Yorris Raweyai disela-sela pembukaan Jambore Nasional Siaga Karya di Bumi Perkemahan Cibubur, Jawa Barat, (Rabu malam, 25/5).

Yorris menambahkan, tujuan dari pendidikan dan pelatihan yang diikuti 3 ribu muda-mudi seluruh Nusantara ini adalah untuk menciptakan insan generasi muda ideologis, yang siap dan siaga, peka dan sadar akan jati diri bangsa.

Menurut Yorris, hal lain yang perlu disoroti adalah soal ketidaksejahteraan yang menjadi pangkal kaum muda salah langkah. Karenanya, kebutuhan agar kaum muda bangsa bisa mandiri dan terampil, serta menjadi pioneer dan pelopor penggerak aksi-aksi positif bagi kehidupan masyarakat perlu digalakkan. Bukan sebaliknya, mengeruk keutuhan NKRI untuk kepentingan-kepentingan tak jelas.

"Kami ingin mengasah kepekaan, kesadaran dan solidaritas serta menata keterampilan dan kemandirian sosial kaum muda," tandasnya.

Rencananya, Jambore Nasional Siaga Karya Indonesia akan dilangsungkan selama dua pekan ke depan. Berakhir 5 Juni besok, 3 ribu muda mudi peserta pelatihan dan pendidikan ideologisasi Pancasila ini rencananya akan menggelar parade jalan kaki mulai dari Gelora Bung Karno menuju Bundaharan HI. [wid]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya