Berita

ilustrasi

SUAP SESMENPORA

Setoran untuk Kantor Andi Mallarangeng Bikin Paulus Iwo Lari

SENIN, 23 MEI 2011 | 22:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pemilik PT Triofa Perkasa, Paulus Iwo, membantah ikut menyetor uang ke kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga seperti yang dilakukan PT Duta Graha Indah Tbk.

"Tidak ada," ujar Paulus, usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK, di Gedung, Jakarta, (Senin, 23/5).

Keluar sekitar pukul 16.30 WIB, pria bermata sipit ini, memilih tak mau berlama-lama dengan para pewarta. Ia buru-buru berlari kecil menghindari pertanyaan wartawan.


Bahkan langkah Paulus bertambah cepat saat media televisi mulai menyorotkan kamera ke wajahnya. Paulus berjalan cepat dari depan lobby gedung hingga halte di depan gedung Jasa Raharja disamping kantor KPK.

"Sudah, sudah," pinta dia sambil menundukkan kepalanya yang meminta pewarta tidak lagi mengaitkan dirinya dengan kantor Andi Mallarangeng.

Hari ini, tim penyidik KPK memeriksa Paulus Iwo dalam kasus suap pembangunan wisma atlit di Jakabaring, Palembang. Paulus Iwo diketahui merupakan pengusaha kakap di bidang alat-alat olahraga. Perusahaan milikinya, PT Triofa Perkasa terbiasa menjadi rekanan Kemenpora dalam  proyek-proyek pembangunan stadion baru di daerah.

Perusahaan Paulus menjadi perusahaan subkontraktor dibeberapa proyek persiapan penyelenggaraan Sea Games ke 26.

Kabar lain menyebut nama Paulus Iwo disebut-sebut sebagai salah seorang pengusaha yang masuk list Kemenpora untuk menyediakan dana talangan seperti PT Duta Graha Indah. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya