Berita

ilustrasi

Sosiolog: Radikalisme Akibat Kegagalan Pemerintah Menyejahterakan

SABTU, 30 APRIL 2011 | 14:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Selama ini ada kegagalan pemerintah dalam bernegara khususnya ketika ingin mengimplmentasikan konstitusi yang ada.

Demikian dikatakan Sosiolog Universitas Islam Bandung Prof. DR. Abdurachman ketika mengisi diskusi yang membahas is Negara Islam Indonesia di Warung Daun Cikini, Jakarta (Sabtu, 30/4)

Dia membantah bahwa satu-satunya persoalan yang membuat radikalisme agama menguat di kalangan rakyat adalah persoalan akidah agama yang lemah di kalangan masyarakat.


"Tapi harus dipikirkan juga bahwa mereka yang direkrut selama ini tak hanya memiliki kelemahan agama tapi secara sosial dan ekonomi. Saya ingin lihat lebih jauh dari persoalan agama belaka dan akidah tapi ekonomi dan sosial kenapa mereka tergoda dengan model-model seperti itu," ujar Abdurachman.

Dia mengatakan, sebelum Indonesia dinyatakan gagal menyejahterakan rakyat, pemerintah harus sekuat mungkin melakukan tindakan penyejahteraan kepada masyarakat.

"Jangan terus bela koruptor dan melakukan korupsi," ucapnya.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya