Berita

nazaruddin-anas urbaningrum

Kalau KPK Kasih Sinyal, Demokrat Pasti Tindak Nazaruddin

KAMIS, 28 APRIL 2011 | 16:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Dewan Kehormatan Partai Demokrat siap membentuk tim khusus untuk menyelidiki keterlibatan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin, dalam kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Di Demokrat ada Dewan Kehormatan yang 24 jam ditugaskan mengamati dan punya mekanisme yang harus kami lakukan. Tapi kami tak boleh bertindak hanya berdasar SMS dan isu yang tak jelas kebenarannya," ujar Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (28/4).

Mewakili Demokrat, Amir meminta Komisi Pemberantasan Korupsi sesegera mungkin membuka kasus suap itu seterang-terangnya dan menjelaskan kepada publik ada tidaknya keterlibatan Partai Demokrat.


"Biarlah KPK yang menerangkan, saya jamin 1000 persen tidak ada intervensi dari kami. Intervensi itu sangat beresiko. Tidak akan ada intervensi dalam bentuk apapun," tegasnya.

Amir juga mengimbau KPK tidak sungkan untuk menyelidiki keterlibatan M Nazaruddin apabila ada indikasi yang mengarahkannya kesana. 

"Saya yang katakan pertama kali, KPK tidak boleh ewuh pakewuh dalam mengusut kasus ini," katanya.

Apabila KPK nyatakan Nazaruddin terbukti terlibat dalam suap, apa sanksi buat Nazaruddin?

"Kalau memang siapapun dia di partai ini terlibat kejahatan, SBY sudah jelas sikapnya, siapapun dia yang merusak nama baik Demokrat, setiap anasir yang merusak, Demokrat tidak akan segan ambil tindakan pembersihan," tegas Amir.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya