Berita

SUAP SESMENPORA

Demokrat: Kami Tidak Mau Terpengaruh Penunggangan

KAMIS, 28 APRIL 2011 | 16:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Partai Demokrat bersikap sangat hati-hati dalam menyikapi perkembangan kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Nama baik partai berkuasa itu dipertaruhkan karena nama Bendahara Umum partai, M Nazaruddin, mulai disebut-sebut oleh pihak Mirdo Rosalina Manullang dalam penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Situasi seperti ini bisa terjadi penunggangan. Oleh karena itu KPK harus bergerak ekstra cepat menghindari penunggangan itu," ujar Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 28/4).

Demokrat tidak akan percaya begitu saja mengenai rumor-rumor dan pernyataan-pernyataan sepihak dari Mirdo Rosalina Manullang (Rosa) dan pengacaranya. Apalagi, pengacara Rosa menyebut ada upaya pembunuhan terhadap dirinya yang diduga kuat diatur politisi partai berkuasa.


"Kami tidak mau dipengaruhi penunggangan kelompok politik lain yang bisa menggunakan  kasus ini. Umpamanya dengan mengirim SMS ancaman seakan dari pihak Pak Bendum," ujarnya.

Untuk itulah, mantan Sekjen Partai Demokrat ini meminta KPK cepat menuntaskan kasus ini agar rumor dan upaya penunggangan yang merugikan nama baik Demokrat bisa dicegah.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya