Berita

panglima tni/ist

Laksamana Agus: Pimpinan TNI Harus Bisa Baca Situasi

SENIN, 18 APRIL 2011 | 18:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Seluruh unsur pimpinan di jajaran TNI harus benar-benar mampu membaca situasi berikut segala kecenderungan perkembangannya. Dengan demikian, dapat meningkatkan pemikiran prediktif, langkah antisipatif dan upaya konstruktif dalam rangka menjaga citra TNI.   

Demikian amanat Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, yang dibacakan Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Tisna Komara pada upacara bendera tujuh belasan, di Lapangan Upacara Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Senin (18/4), seperti tercantum dalam pernyataan pers Puspen TNI yang diterima Rakyat Merdeka Online.

Dalam konteks pembangunan nasional, lanjut Panglima TNI, iklim kehidupan berbangsa dan bernegara yang dinamis, aman, stabil dan damai selaras dengan kemajuan ekonomi dan sosial secara totalitas adalah satu kesatuan kebutuhan mutlak yang sekaligus merupakan keberhasilan pembangunan nasional. Oleh sebab itu, penciptaan stabilitas politik dan keamanan di alam demokrasi merupakan prakondisi yang harus diciptakan, baik dalam lingkup daerah maupun nasional, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan TNI dalam kerangka program strategi pembangunan nasional dapat terlaksana dengan baik.


Di bidang keamanan, secara makro dapat dinilai bahwa kondisi stabilitas keamanan terkelola dengan baik, walaupun dalam beberapa hal masih perlu pengelolaan lebih lanjut. Konflik-konflik kecil yang terjadi di daerah berhasil dilokalisir dan diredam dengan cepat sehingga tidak menimbulkan dampak secara nasional. Pencapaian dan pengelolaan stabilitas keamanan tersebut tidak terlepas dari pengaruh kepemimpinan di daerah yang mampu mensinergikan seluruh sumber daya keamanan yang ada di daerahnya.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya