Berita

ilustrasi

Pengamat Intelijen: Masih Ada 70 Sasaran yang Dibidik Teroris

MINGGU, 20 MARET 2011 | 20:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengamat intelijen menengarai jika teror bom buku masih akan terjadi. Hal ini karena titik atau sasaran target dari aksi teror tersebut masih terlalu banyak.

"Ada 70 sasaran yang hendak dibidik oleh kelompok teror, tapi baru dua yang kena dan meledak," ujar Pengamat Intelijen, Wawan Purwanto dalam diskusi bertajuk 'Teror Bom dan WikiLeaks Mengguncang Stabilitas Negara' di Doekoen Coffee, Jakarta, Minggu petang (20/3).

Karena jumlah sasaran terornya masih banyak, kata Wawan,  jadi masyarakat jangan aneh, kalau dalam waktu dekat ini teror bomnya kembali terjadi.


Menurut Wawan, pelaku teror tersebut sebenarnya masih pemain lama. Mereka hanya merubah pola dalam teror itu, dimana sasarannya menjadi personal dan bukan lagi untuk melawan simbol-simbol negara atau kekuasaan.

"Kenapa merubah pola? Karena mereka dulu melawan simbol-simbol negara lalu dikecam. Makanya mereka mengubah taktik. Teknisnya itu berupa barang yang disukai oleh para sasarannya seperti buku atau lainnya," ujarnya.[ono]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya