ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin terancam dikenai pidana paling singkat empat tahun atau paling lama 20 tahun penjara atas tindakannya menyelewengkan dana APBD Kabupaten Langkat pada 2000-2007.
"Terdakwa (Syamsul Arifin) baik secara sendiri maupun bersama-sama telah memperkaya diri sendiri dan orang lain melalui pengeluaran kas daerah Kabupaten Langkat selama tahun 2000-2007," ucap jaksa KPK, Chatarina saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (14/3).
Syamsul didakwa dengan pasal berlapis. Dalam dakwaan primer, Jaksa mendakwa Syamsul melanggar Pasal 2 Ayat 1 UU 31/ 1999 seperti yang diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam dakwaan subsider, Jaksa menuntut Syamsul telah melanggar Pasal 3 UU 31/1999 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHAP.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Senin, 06 Juli 2026 | 18:36
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
UPDATE
Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21
Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08
Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50
Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45
Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32
Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21
Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12
Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04
Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01
Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58