Berita

ahmad muzani/ist

RESHUFFLE

Gerindra: Saat Ini Kami Tidak Mengharap Pahala

MINGGU, 13 MARET 2011 | 16:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Gerindra mengaku hingga saat ini belum pernah ada komunikasi dua arah yang dilakukan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait wacana reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

"Sampai sekarang tidak ada komunikasi antara SBY dengan Prabowo, baik by phone maupun face to face. Prabowo saat ini lagi ke luar negeri sampai minggu depan, jadi dipastikan tidak akan ada pertemuan," ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan saat menghadiri pernikahan Ketua Umum PP Muhammdiyah, Din Syamsuddin di Menteng, Jakarta, Minggu (13/3).

Soal reshuffle kata Muzani, posisi presiden sudah jelas seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Negara, Sudi Silalahi bahwa tidak akan ada reshuffle  dalam waktu dekat. Daripada terus sibuk mengurusi reshuffle, katanya lagi, lebih baik SBY menggunakan waktu sisa pemerintahanya untuk mengerjakan tugas bagi penyelesaian masalah bangsa.


Dia juga menegaskan, Partai Gerindra tidak merasa kecewa atau berkecil hati karena Gerindra dikabarkan sudah dijanjikan dua kursi menteri.

"Tidak ada (sakit hati), karena kami tidak berharap mendapat pahala saat ini," tandasnya bernada mengelak.[ono]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya