ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengaku sudah mengirimkan tim untuk mendalami kasus Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Nusakambangan, Marwan Adli, yang diduga ikut menikmati aliran dana dari hasil transaksi narkoba.
"Tim dari Kanwil Hukum dan HAM dan dari Dirjen Pemasyarakatan sudah meluncur kesana," kata Dirjen Pemasyarakatan Departemen Hukum dan HAM, Untung Sugiono kepada wartawan di kantor Kemenkum HAM, Kuningan, Jakarta (Rabu, 9/3).
Menurut Untung, tim ini akan mempelajari kemungkinan Marwan menjadi bagian dari jaringan pengedar narkoba. Untung tidak menutup mata bila ada kemungkinan terlibatnya pejabat Lapas Narkota Nusakambangan dalam kasus Marwan.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 11:56
UPDATE
Rabu, 08 April 2026 | 10:17
Rabu, 08 April 2026 | 10:02
Rabu, 08 April 2026 | 10:00
Rabu, 08 April 2026 | 09:56
Rabu, 08 April 2026 | 09:54
Rabu, 08 April 2026 | 09:40
Rabu, 08 April 2026 | 09:33
Rabu, 08 April 2026 | 09:32
Rabu, 08 April 2026 | 09:21
Rabu, 08 April 2026 | 09:04