Berita

boediono/ist

CENTURYGATE

Pura-pura Tidak Tahu, Apakah Boediono Sudah Diperiksa?

RABU, 26 JANUARI 2011 | 12:12 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Laporan Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrief Arif yang diwakili Wakil Jaksa Agung Darmono, pada Tim Pengawas Proses Hukum Skandal Bank Century di DPR, ditolak mentah-mentah Timwas karena sudah tertebak sebelumnya.

"Saya mohon maaf harus katakan lagi, bahwa apa yang Bapak lakukan dan laporkan hari ini sama sekali yang kami sangka sebelumnya dan itu beberapa bulan lalu," ujar anggota Timwas Century dari Fraksi Partai Hanura, Akbar Faizal, di dalam rapat Timwas dengan dua institusi itu di Gedung DPR, Rabu (26/1).

Akbar juga mengingatkan, Kepolisian beserta Kejaksaan dan KPK seharusnya sudah melakukan pemeriksaan atas pihak-pihak terduga bersalah dalam bailout kontroversial Bank Century, dilakukan jauh sebelum Centurygate meledak di DPR, dan itu dimulai dari merger Bank Mutiara dan Bank CIC. Bank Indonesia, menurutnya, adalah terduga utama.


"Saya bertanya sekarang, apakah cara berpikir bapak sudah sesuai tata cara berpikirnya Pansus. Satu contoh, apakah sudah memeriksa Sri  Mulyani dan Boediono?" tanya Akbar pada Timur Pradopo dan Darmono.

"Kalau tidak mau periksa Sri Mulyani, periksa dulu mantan Gubernur BI-lah (Boediono)," imbuhnya.

Akbar sampai memohon, Kapolri dan Jaksa Agung memberikan kemajuan pesat dalam pengusutan kasus Bank Century.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya