Berita

Dewi Perssik

Blitz

Dewi Perssik, Tiga Jam Digarap Polisi

KAMIS, 20 JANUARI 2011 | 03:14 WIB

RMOL.Perseteruan Dewi Perssik versus Julia Perez bakal makin panjang.

Kemarin, Dewi Perssik menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait pengaduan Jupe. Mengenakan kemeja putih dan celana panjang warna biru, Depe datang sekitar pukul 14.00 WIB. Didampingi oleh manajer dan tim pengacaranya, Depe langsung menjalani pemeriksaan.

Hampir 3 jam lamanya, Depe diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Cewek yang bergabung dalam Republik Cinta Manajemen (RCM) ini yakin menang lawan Jupe karena bukti video yang dimilikinya lebih kuat di banding dengan bukti video yang dibeberkan Jupe beberapa waktu lalu.

“Saya bersyukur Alhamdulillah saya sudah melihat bukti-bukti dari Jupe.  Seharusnya saya yang memberikan bukti itu. Bukti video saya dari handphone tidak mungkin bisa dimanipulasi,” jelas Depe didampingi pengacaranya seusai diperiksa polisi di Polda Metro Jaya, kemarin.

Dalam pemeriksaan itu, Depe dicecar 21 pertanyaan. Depe merasa di atas angin karena menurutnya, apa yang diperiksa di Polda sama dengan pemeriksaan di Polsek Matraman, Jakarta Timur.

“Jadi nggak ada bedanya dengan pertanyaan-pertanyaan dengan yang di Polsek Matraman. Kan Seharus saya yang dianiaya, hasil visum kan saya yang jadi korban,” katanya.

Yakin menang, Depe siap menjebloskan Julia Perez ke penjara.

“Habis dari sini saya mau ke Polsek Matraman untuk menjalani pemeriksaan tambahan. Mari kita antar sama-sama Jupe ke penjara,” sesumbar Depe.

Depe juga merasa menjadi korban promosi film terbarunya. Ke depan Dia berjanji akan selektif memilih tawaran dari rumah produksi film.

Sementara itu, Shanker RS, produser film Arwah Goyang Karawang membantah tuduhan menyebarkan video perkelahian Dewi Perssik dan Julia Perez di facebook-nya. Menurutnya, video tersebut sudah ada dan beredar luas di masyarakat saat Depe memberikan keterangan sebagai saksi.

“Video itu bukan dari saya, bukan saya yang pertama kali memperlihatkan ke publik. Tapi Jupe dan Depe sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut Shanker memaparkan, kejadian pertengkaran Jupe dan Depe itu berada di luar kontrolnya sebagai produser.

“Kalau dibilang ini hanya untuk mendongkrak film, itu tidak mungkin. Saya yakin mau dibayar berapa pun, seorang artis tidak ada yang mau kalau sampai ada kejadian seperti ini. Apalagi lukanya, luka cakaran di wajah. Untuk wanita sendiri, wajah itu kan properti. Semua ini kejadian yang tidak direncanakan, semua di luar kontrol,” tukasnya. [RM]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya