Berita

Aida Saskia

Blitz

Aida Disuruh Masuk Pesantren

KAMIS, 13 JANUARI 2011 | 07:41 WIB

RMOL. Setelah foto, kali ini giliran video adegan mandi Aida Saskia yang menyebar ke dunia maya. Oleh orangtuanya, Aida disuruh pulang kampung dan mengaji di pondok pesantren.

Video adegan mandi Aida pertama kali di-posting di Youtube. Durasinya 2 menit 30 detik. Di situ ada adegan Aida sedang mandi dengan hanya mengenakan bra dan celana dalam. Diduga adegan itu diambil dari film Aida berjudul Pelukan Janda Hantu Grondong.

Beredarnya video itu, membuat Aida Saskia shock. Sampai-sampai ayah Aida, Cecep Hidayat, ikut meng­klarifikasi beredarnya video Aida tersebut pada wartawan.


“Kami sangat malu. Kami ini dari keluarga salafi (kelompok yang berpegang pada Al-Quran dan hadist -red), malu kalau lihat anak perempuannya seperti itu,” kata Cecep yang menemani Aida saat jumpa pers di Jakarta, kemarin.

Tak ingin anaknya terjeru­mus ke lembah maksiat, Cecep akan mengajak Aida pulang kampung ke Bogor dan kembali memperdalam agama.

“Aida akan disuruh ke madrasah di Bogor. Sudah disiapkan madrasah, biar Aida ngaji lagi agar tahu mana yang baik dan mana yang jelek. Mana yang aurat mana yang tidak,” jelas Cecep lagi.

Dinasehati ayahnya, cewek yang mengaku diperkosa oleh Dai Sejuta Umat Zainuddin MZ ini hanya tertunduk. Ia berjanji akan menuruti nasehat orangtuanya untuk pulang kampung dan berkarier di Bogor.

“Aku menyesal, menyesal banget dan aku kapok untuk main film seperti ini (buka-bukaan) lagi. Karena sejujurnya, ini bukan film yang Aida inginkan, apalagi foto-foto dan video mandi Aida tersebar,” ucap Aida.

Berharap kasusnya tak terulang, Aida juga akan minta pertanggungjawaban K2K Production, rumah produksi yang membuat filmnya. Tapi Aida masih belum berani mengambil langkah hukum.

“Aku juga nggak bisa men-judge Pak KK Dheraj (produser K2K Production ) sebagai pelaku penyebar. Aku akan membahas masalah ini. Kalau memang nggak ada titik temu, baru kita upayakan cara lain,” pungkasnya.   [RM]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya