Berita

Presiden sby

SBY BERBOHONG?

Presiden SBY, Ingat Janjimu pada Pers!

RABU, 12 JANUARI 2011 | 19:11 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diingatkan tentang janjinya sendiri kepada pers. Tidak lama setelah dilantik sebagai Presiden pada 2004, SBY ternyata pernah berjanji akan menyelesaikan permasalahan dengan pers melalui langkah-langkah yang sesuai aturan.

"Saya ingatkan ketika Presiden SBY dilantik 20 Oktober 2004, maka beberapa waktu kemudian, akhir Januari 2005 Dewan Pers dipimpin Ketua Dewan Pers Prof Ichlasul Amal diterima SBY di Istana Negara," ujar mantan Wakil Ketua Dewan Pers, Sabam Leo Batubara, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 12/1).

Leo mengungkapkan, saat itu Presiden berjanji kalau dia memiliki masalah dengan pemberitaan pers, maka dia akan utamakan hak jawab. Kalau tidak puas dengan langkah pertama, maka Presiden akan mengadukan ke Dewan Pers dan langkah terakhir yang disebut Presiden adalah proses hukum.


Leo menyesalkan, mengapa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pemerintah yang risau disebut "pembohong" oleh salah satu editorial media Indonesia, malah menanggapinya dengan konferensi pers tadi petang.

"Hak pemerintah untuk konferensi pers, tapi kenapa tidak ke Dewan Pers, agar Dewan Pers yang akan melakukan penilaian obyektif. Kalau pers salah, maka Dewan Pers akan menjewer," tegas Leo.

Tentu saja, lanjut sesepuh pers ini, jika pers dizalimi maka Dewan Pers yang akan membela pers.

"Pers salah satu fungsinya mengontrol pemerintah dan legislatif, tapi yang ditugasi mengontrol pers adalah Dewan Pers. Pers tak boleh takut, kita ingin membangun sistem. Ingat kita sedang membangun sistem dan pemerintah harus membantu agar sistem itu terbangun," pungkasnya.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya