Berita

Blitz

Jane Shalimar. Pingsan Dituntut Masuk Penjara

KAMIS, 02 DESEMBER 2010 | 02:49 WIB

RMOL.Stres dituntut masuk penjara karena kasus penganiayaan, artis Jane Shalimar semaput.

Artis berdarah Arab ini, Selasa, (30/11) malam jatuh pingsan karena memikirkan tuntutan masuk bui. Sebelumnya, saat menjalani sidang pada Rabu (24/11), Jane dituntut 6 bulan penjara oleh jaksa Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan

Ibunda Jane, Isye Faiza, membenarkan jika putrinya kelelahan karena terlalu fokus menjalani persidangan kasus pengeroyokan.

Karena pingsan, Jane sempat dilarikan ke Rumah Sakit St. Carolous, Jakarta Pusat. “Semalam, Jane masuk rumah sakit sekitar jam 11.00 WIB. Kata adiknya, dia nggak sadarkan diri dan pingsan waktu mau diantar ke rumah pengacaranya. Dia sempat diopname,” ucap Isye saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.

Dijelaskan Isye, sejak kasus pengeroyokan bergulir di persidangan, anaknya memang jarang makan.

“Kemarin sempat bilang sama tante kalau dia kena maag. Memang wajahnya terlihat pucat dari kemarin. Dan pada malam harinya, Jane tidak sadarkan diri, badannya dingin dan wajahnya pucat,” terangnya.

Jane yang mendapat perawatan intensif di rumah sakit, kini sudah diizinkan pulang ke rumah. “Kondisinya sudah mulai membaik. Tapi dia masih perlu perawatan lebih baik di rumah. Pokoknya dia harus makan supaya nggak pingsan lagi,” kata sang bunda.

Seharusnya, Rabu (1/12) Jane kembali menjalani persidangan lanjutan di PN Jaksel. Namun karena sakit, sidang akhirnya ditunda hingga Jane pulih.  

Sekadar mengingatkan, Jane pernah berseteru dengan supir bekas suaminya, Alam. Gara-garanya, si supir mencoba merebut Zarno, anak Jane dari pernikahannya dengan Alam. Jane mengaku dikeroyok 10 orang gara-gara diteriaki maling oleh Alam.

Usai pengeroyokan itu, Jane melaporkan Alam ke Polres Jakarta Selatan. Rupanya, Alam juga melakukan hal yang sama. Ia juga mengaku dipukul Jane dan melapor ke Polda Metro Jaya.stdrty. [RM]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya