Berita

SBY Minta Laporan Kasus Gayus dan Vonis Misbakhun

SELASA, 16 NOVEMBER 2010 | 14:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Presiden menegaskan lagi bahwa dirinya tidak bisa mengintervensi wilayah penegakan hukum.

Menurut SBY, sisi penegakan hukum memiliki wilayah masing-masing seperti penyelidikan dan penyidikan, penuntutan, dan wilayah pemutusan. Tidak ada satupun celah bagi Presiden untuk mengintervensi.

"Tapi bagaimanapun ketika saya di luar negeri, ada yang tanyakan soal wajah penegakan hukum di negara kita ya tentu bertanya pada saya," kata Presiden di saat membuka rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/11).


Menyangkut kasus mafia pajak Gayus Tambunan dan kasus spesifik lainnya, SBY mengaku memantau terus perkembangan beritanya bahkan saat ia melakukan kunjungan kerja di Seoul dan Yokohama.

"Saya minta secara resmi pejabat terkait Jaksa Agung, Menkumham dan Kapolri tolong beritahukan saya apa yang terjadi pada kasus Gayus Tambunan dan apa yang terjadi pada vonis Misbakhun," titah SBY.

"Sebagai kepala negara saya wajib peduli untuk tahu apa yang jadi kepedulian rakyat kita," tegasnya.

Apalagi, SBY mengingatkan, dalam G-20 Summit kemarin, ia bersama Presiden Rusia Dimitry Medvedev dan Presiden Perancis Sarkozy, ditunjuk sebagai leadspeaker untuk topik kerjasama internasional dalam anti korupsi.

"Karena mereka tahu kita gigih dalam pemberantasan korupsi tapi juga mempunyai masalah di dalam pengembalian aset dan lainnya," ujarnya.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya