Berita

Blitz

Jupe VS Persik Cakar-cakaran

SABTU, 13 NOVEMBER 2010 | 08:58 WIB

RMOL. Perseteruan antara Dewi Persik dan Julia Perez masuk ranah hukum. Ada yang menilai, persetuan itu hanya mencari sensasi untuk menaikkan pamor film terbarunya, Arwah Goyang Karawang.

Pesinetron Tessa Mariska termasuk yang tak percaya jika Dewi Persik (depe) dan Julia Perez (Jupe) benar-benar berantem. Sebab, tak mungkin sebuah produksi film membiarkan artisnya berantem.

“Ini sensasi, jelas. Mana ada sebuah film mengkoordinasi artisnya jadi berantakan. Kapan filmnya mau jadi. Gimana hasil filmnya kalau artisnya bersitegang dan saling adu mulut,” tukas Tessa menyinggung perseturuan antara Jupe dan Depe.


Dijelaskan Tessa, sudah tak jamannya lagi mendongkrak film dengan sensasi. Apalagi, tujuannya menguntungkan salah satu pihak, baik produksi film atau artisnya.

“Harusnya kalau film mau bagus tunjukkin dengan kualitas akting dan penampilan yang baik,” kata Tessa.

Artis lain, Chynthiara Alona justru menyayangkan pertengkaran Jupe dan Depe hingga masuk ranah hukum. Sebagai fublik figur, seorang artis harus profesional.

“Artis harus bisa kendalikan diri dan selalu menjunjung profesional kerja. Artis juga harus selalu menjaga attitude di muka publik. Karena cermin pribadi dia bisa sangat berpe­ngaruh pada nilai diri dan karier sosok entertainer yang dikenal banyak orang,” jelas Alona.

Perseteruan antara Jupe dan Depe berawal dari lokasi syuting film Arwah Goyang Karawang yang mereka bintangi, 4 November lalu.  Jupe mengaku cakar-cakaran dengan Depe.

Merasa dicakar, Depe melaporkan Jupe ke Polsek Matraman, pada 5 November. Tak terima dipolisikan, Jupe balik melaporkan Depe dengan 3 pasal sekaligus ke Polda Metro Jaya, Kamis (12/11). Pasal yang disangkakan ke Depe adalah Pasal 351 dan 352 tentang penganiayaan serta Pasal 336 tentang pengancaman.   [RM]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya