Berita

Megawati soekarnoputri/ist

LARANGAN KE LN

Mbak Mega Luluh Setelah Eva Beberkan Alasan Panjang Lebar

SENIN, 08 NOVEMBER 2010 | 13:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. PDI Perjuangan merupakan salah satu partai yang melarang anggota fraksinya bepergian ke luar negeri dalam rangka kunjungan kerja atau studi banding.

Tapi Eva Sundari Kusuma, anggota Fraksi PDI Perjuangan termasuk dalam rombongan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) yang akan melakukan kunjungan kerja ke Belanda pada tanggal 15-19 November mendatang.

"Saya sempat dilarang Mbak Mega (Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan) untuk tidak pergi ke Belanda," aku Eva kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta  (Senin, 8/11).


Namun, Mega akhirnya luluh dan mengizinkan Eva untuk pergi ke negara "kincir angin" itu. Hal itu setelah Eva memberikan penjelasan panjang lebar dan rasional kepada Mega.

Alasan pertama, Eva menjelaskan, perjalanan BAKN ke Belanda betul-betul akan berlangsung secara transparan kepada publik, baik sebelum pergi, saat berada di Belanda, dan setelah kembali dari Belanda. "Akan ada laporannya," ucapnya.

Kedua soal sumber dana. Kata Eva, sumber dana kunjungan kerja ini berasal dari hibah pemerintah Belanda untuk program bantuan mendorong pelaksanaan akuntabilitas keuangan negara. Program bantuan itu sudah disusun dan disahkan pada tanggal 7 Mei 2010.

"Kita diundang karena Belanda sudah siap. Sudah ada dua kali SMS berisi, please come, karena kami sudah siap. (Itu) dari pihak Belanda," katanya meyakinkan.

Alasan ketiga, orang yang akan berangkat ke Belanda tidak hanya anggota DPR. Tapi ada juga perwakilan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kementerian Dalam Negri, dan Badan Pembangunan Nasional.  Alasan selanjutnya, masih kata Eva, selama ini, kerja-kerja BAKN tersandera oleh Undang Undang MD3 yang tertuang pada pasal 113 ayat.

Disebutkan, BAKN melakukan telaah terhadap hasil temuan pemeriksaan BPK. Sebelumnya, hasil pemeriksaan itu itu disampaikan selanjutnya kepada Komisi di DPR. Kemudian, Komisi selanjutnya akan membahas hasil pemeriksaan BPK tersebut.

"Masalahnya, selama ini, BAKN tidak bisa menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK tersebut karena tidak ada rekomendasi dari komisi-komisi. Itu alasan mengapa kita selalu terhambat. Jadi kunjungan kerja ke Belanda dalam rangka memperbaiki UU MD3 tentang BAKN," tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya