Berita

presiden sby/ist

KUNJUNGAN OBAMA

SBY Harus Jelaskan Masalah HAM di Indonesia Saat ini Tak Seburuk Masa Orba

SENIN, 08 NOVEMBER 2010 | 11:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama ke Indonesia besok harus dimanfaatkan pemerintah untuk membangun hubungan yang lebih baik lagi dengan negara adi daya itu. Karena selama ini, hubungan kedua negara cenderung naik turun.

"Terutama (yang harus dibahas) dalam kaitan (hubungan) Barat dan Islam. Ini masalah non teknis yang harus dibicarakan bersama-sama kedua Presiden," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Mayjen (Purn) TB Hasanuddin kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 8/11).

Setelah masalah hubungan negara dibahas tuntas, barulah kedua pemimpin negara membicarakan hal-hal yang bersifat teknis. Menurutnya, yang terpenting, dalam masalah teknis itu, adalah pembicaraan kerjasama antara TNI dengan angkatan bersenjata Amerika Serikat yang selama ini terganggu isu HAM.


"Kita harus jelaskan persoalan HAM di Indonesia saat ini, jauh lebih baik dari zaman Orde Baru. Kalau dulu, betapa mudahnya TNI berbuat sesuatu. Sekarang kontrol masyarakat jauh lebih baik terhadap TNI. Ini yang harus diyakinkan SBY kepada Obama," tegas TB. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya