Berita

presiden sby/ist

SBY Jangan Hanya Tegas di Jalan Tol

SELASA, 19 OKTOBER 2010 | 09:09 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Presiden SBY disarankan untuk lebih tegas dalam menilai menteri dan di saat bersamaan menghapus tradisi evaluasi menteri menjelang satu tahun pemerintahannya yang jatuh pada tanggal 20 Oktober. Bukankah sebagai presiden dalam sistem presidensil SBY bisa kapan saja melakukan reshuffle.

“Mestinya tiap saat kabinet bisa di-reshuffle, supaya ada efek jera terhadap para menteri,” ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia Sonny Harry Harmadi kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 19/10).

Menurut pakar demografi itu efek jera sangat penting agar para menteri terdorong untuk bekerja dengan baik.

“Sekarang kan kesannya menteri-menteri cuma takut menjelang tanggal 20 Oktober saja,” tandasnya.

Sonny juga berharap masyarakat tidak mau begitu saja dijebak oleh isu evaluasi menteri setiap tanggal 20 Oktober. Ini bukan pendidikan politik yang sehat.

“Dalam periode kedua ini mestinya SBY nothing too lose. Harus berani tegas. Masa cuma dalam urusan teleconference di jalan tol Cikampek saja dia cuma bisa tegas,” ujarnya. [guh]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya