Berita

soeharto/ist

PAHLAWAN NASIONAL

Dipo Alam: Soeharto Manusia Biasa

MINGGU, 17 OKTOBER 2010 | 13:09 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Istana Kepresidenan menilai kontroversi yang mengiringi pencalonan mantan presiden Soeharto sebagai penerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini adalah hal yang wajar.

“Sebagai manusia biasa, Soeharto pasti memiliki kelemahan dan kelebihan. Itu wajar,” ujar Sekretaris Kabinet Dipo Alam kepada Rakyat Merdeka Online saat menjelaskan prosedur pencalonan dan penetapan Pahlawan Nasional (Minggu, 17/10).

Sementara kalangan menilai pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto melanggar semangat reformasi. Ada pandangan yang menilai peranan Soeharto dalam peristiwa pembunuhan massal 1965-1966 belum diungkap secara jelas. Juga kasus-kasus kejahatan politik selama masa Orde Baru. Hal lain yang diingatkan ialah mengenai TAP MPR XI/1998 tentang Penyelenggaraaan Negara yang Bebas KKN yang isinya mengamanatkan penuntasan dugaan kasus KKN mantan Presiden Soeharto dan kroninya.

Dipo membandingkan nasib Soeharto dengan apa yang dialami dua mantan presiden lain, yakni Sukarno dan Abdurrahman Wahid. Keduanya, sebut Dipo, pun dijatuhkan secara politik.

“Tapi diusulkan (sebagai Pahlawan Nasional) sangat wajar,” demikian Dipo. [guh]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya