Berita

tambang freeport/ist

MORATORIUM HUTAN

Pertahankan Kemiskinanmu, Nanti Saya Kasih Uang

JUMAT, 08 OKTOBER 2010 | 07:55 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Penghentian sementara penebangan hutan atau juga dikenal dengan moratorium hutan, diduga merupakan alat negara maju untuk menekan negara berkembang seperti Indonesia. Moratorium hutan justru akan berdampak negatif terhadap perekonomian nasional.

Dengan moratorium tersebut, pemerintah daerah khususnya di daerah terpencil menjadi tidak leluasa untuk mengembangkan daerahnya.

“Moratorium itu kan seperti orang kaya mengatakan kepada orang miskin: pertahankan kemiskinanmu sementara biarkan saya tetap kaya. Nanti saya kasih uang,” begitu istilah yang digunakan ekonom yang juga Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo dalam sebuah kesempatan di Jakarta, kemarin (Kamis, 7/10).

Menurut Drajad, seharusnya moratorium yang perlu didesak saat ini adalah moratorium tambang. Ia memberi contoh, kerusakan yang ditimbulkan tambang Freeport jauh lebih besar ketimbang kerusakan yang ditimbulkan perluasan lahan hutan.

“Kalau moratorium hutan kan hanya mengganti jenis tanamannya saja. Sementara kerusakan yang ditimbulkan tambang Freeport adalah penggundulan hutan. Ini kan tidak masuk akal, kenapa harus hutan yang dimoratorium sementara tambang dibiarkan saja,” kata Drajad. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya