Berita

prabowo subianto/ist

Prabowo: Pemimpin Ditentukan Kantong Uang yang Dibawa Tengah Malam

RABU, 29 SEPTEMBER 2010 | 10:27 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Letnan Jenderal (purn) Prabowo Subianto diharapkan bicara tentang tanah dan politik pertanahan di Indonesia dalam Seminar dan Halal Bihalal yang digelar Sabang-Merauke Center (SMC) di Hotel Le Meriden, Jakarta Pusat (Rabu, 29/9).

Namun, kelihatannya Prabowo menggunakan kesempatan itu untuk curhat. Dia menyebutkan bahwa proses demokrasi di Indonesia dibajak oleh uang.

“Kita tahu dalam pilkada, juga pemilihan ketua ormas, sering keputusan ditentukan oleh kantong uang dan koper yang dibawa tengah malam atau di pagi hari,” ujar Prabowo.

Prabowo memang tidak menyebutkan secara langsung. Tetapi tak urung pernyataannya itu dianggap sebagai keluhannya atas kenyataan bahwa Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) versi Oesman Sapta lebih didukung oleh pemerintah. Sementara Prabowo yang menang dalam Kongres HKTI yang lalu seakan “dianaktirikan”. Oesman Sapta lebih sering terlihat bersama menteri dan bahkan Presiden SBY. Sementara HKTI yang dipimpin Prabowo seakan hilang ditelan kegelapan.

Kalau bukan tentang itu, mungkin juga Prabowo curhat untuk hal lain.

“Kita ingin demokrasi karena yakin demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang terbaik. Tapi yang sekarang bukan demokrasi sebenarnya. Mari bertanya apakah ini demokrasi yang kita inginkan dan membawa kesejahteraan untuk rakyat banyak,” demikian Prabowo. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya