Berita

Muhammad najib/map

Dunia

Indonesia Dukung Proposal Otonomi untuk Selesaikan Isu Sahara

RABU, 29 SEPTEMBER 2010 | 06:54 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Indonesia memberikan dukungan terhadap usul otonomi khusus yang ditawarkan Kerajaan Maroko dan menilai bahwa usul itu adalah yang paling tepat untuk menyelesaikan konflik di Sahara.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI Muhammad Najib yang sedang mengunjungi Rabat. Pernyataan itu disampaikan Najib menjelang pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Maroko, Nourredine Moudiane.

Dalam kesempatan itu Najib didampingi Dutabesar RI untuk Maroko, Tosari Widjaja, memberikan pernyataan menjelang pelaksanaan seminar "Peran Parlemen untuk Meningkatkan Hubungan dan Kerjasama Maroko-Indonesia untuk Kesejahteraan Rakyat" yang diselenggarakan  Parlemen Maroko hari Senin lalu (27/9). Selain sejumlah anggota Parlemen dari kedua negara, seminar itu juga dihadiri kalangan cendekiawan, rektor universitas dan pengusaha.

Najib mengatakan, Indonesia kan mendukung tawaran otonomi khusus itu di forum-forum PBB dan juga forum internasional lainnya.

Ia menggarisbawahi hubungan politik yang amat baik antara Indonesia dan Maroko dan menyampaikan keinginan untuk mempromosikan kerjasama ekonomi.

Adapun Moudiane, seperti dikutip MAP mengatakan bahwa pertemuan itu merupakan sebuah kesempatan untuk membicarakan promosi hubungan kedua negara yang lebih baik dalam sektor politik, ekonomi, dan keagamaan.

Dalam kaitan ini, ia mengajak saling mempromosikan kunjungan antar-anggota anggota Dewan kedua negara dan menstimulasi insiaitif untuk meningkatkan hubungan grup persahabatan Maroko-Indonesia di Parlemen. [guh]  


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya