Berita

CNN.COM

Dunia

Polisi Tahan Laki-laki yang Diduga Bawa Bahan Peledak

SABTU, 25 SEPTEMBER 2010 | 22:10 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Polisi akhirnya mengamankan seorang laki-laki penumpang pesawat yang diduga membawa bahan peledak dalam penerbangan dari Toronto, Kanada menuju Karachi, Pakistan.

Pesawat Pakistan International Airlines dengan nomor penerbangan 782 yang membawa 273 penumpang mendarat darurat di Stockholm, Swedia, Sabtu pagi (25/9) waktu setempat.

Semua penumpang, menurut Jurubicara Polisi Stockholm, Kjell Lindgren, langsung dievakuasi dari pesawat. Laki-laki yang ditangkap itu kini berada dalam tahanan. Ketika berita ini diturunkan CNN, polisi belum menemukan bahan peledak.

“Saat ini kami masih mencari ke seluruh pesawat dan bagasi. Tetapi kami tidak menemukan bahan peledak pada barang bawaan laki-laki itu,” ujarnya.

Adapun Jurubicara Pakistan International Airlines mengatakan pihaknya terpaksa memerintahkan pilot mendarat darurat di Swedia setelah mereka mendapatkan telepon dari seorang wanita di Kanada yang menghubungi dari telepon umum. Menurut si penelepon ada penumpang yang membawa bahan peledak. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya