Berita

Ini Alasan Lain Mengapa Sudi Silalahi Layak Diganti

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2010 | 23:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Dalam dua hari terakhir, selain Staf Khusus Presiden bidang Hukum Denny Indrayana, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi juga dikritik banyak kalangan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi menghentikan Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Kinerja Sudi Silalahi menurut Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Center (SMC) Syahganda Nainggolan telah menempatkan SBY pada posisi sulit.

“Perspektif SBY dipersempit hanya dengan masukan yang kabur atau mungkin keliru,” kata Syahganda kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat malam (24/9).

Itulah sebabnya, Syahganda menilai sudah sepatutnya Sudi Silalahi dijatuhi sanksi, tidak hanya dengan teguran keras, tapi juga dengan menggantinya.

“Sudi memang sangat pantas diganti, apalagi sejauh ini kinerjanya tidak menggambarkan kepuasan publik, sekaligus lemah,” ujar Syahganda lagi.

Syahganda pun mencontohkan kasus lain yang memperlihatkan ketidakcakapan Sudi dalam menata harmoni antar-instansi pemerintahan yang dipimpin SBY-Boediono. Misalnya, belakangan ini peran kabinet telah tumpang tindih dengan Satuan Tugas yang dibentuk Istana. Juga, kematian Joni Malela saat open house Lebaran di Istana Negara merupakan bagian dari ketidakcakapan Sudi. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya