Berita

Gawat, SBY Disebut Makar!

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2010 | 21:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Berbagai kalangan menyesalkan ketidaktaatan Presiden SBY terhadap putusan Mahkamah Konstitusi membatasi masa jabatan Jaksa Agung.

Sampai malam ini pihak Istana Negara masih bersikeras mempertahankan Hendarman Supandji yang oleh MK sejak kemarin siang (Rabu, 22/9) tidak lagi menjabat sebagai Jaksa Agung. Staf Khusus Presiden yang membidangi masalah hukum, Denny Indrayana, bersikeras mengatakan Hendarman masih sah menjabat sebagai Jaksa Agung. Adapun Hendarman mengatakan dirinya tidak akan mundur hanya karena putusan MK itu.

Kalangan aktivis dari berbagai kelompok menyayangkan sikap keras Istana. Kelompok Petisi 28, misalnya, SBY sudah melakukan "makar" karena menolak putusan MK.

Untuk membahas "makar"-nya SBY ini, kelompok yang dimotori Haris Rusly itu akan menggelar dialog di Doekoen Coffee, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, besok siang (Jumat, 24/9).

Mantan Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, pihak yang mengajukan judicial review terhadap  UU Kejaksaan yang berbuntut pada pemberhentian Hendarman akan hadir sebagai pembicara dalam dialog ini. Selain itu, anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, juga dijadwalkan hadir.

Sejauh ini, belum ada yang memberi penilaian apakah istilah makar yang digunakan Petisi 28 untuk menggambarkan sikap SBY tepat atau tidak. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya