Berita

agung laksono/ist

Agung Laksono: Jangan Malu Kalau Masih Ada yang Buta Huruf

SELASA, 21 SEPTEMBER 2010 | 10:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sejumlah kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota masih menutup-nutupi jumlah orang buta aksara atau buta huruf di wilayah mereka.

Menurut Menko Kesejahteraan Rakyat HR Agung Laksono, seharusnya kepala daerah tidak usah menutup-nutupi data buta aksara yang ada di wilayah mereka. Toh, secara keseluruhan pemerintah pusat sudah berupaya lebih keras memangkas jumlah masyarakat buta aksara hingga menyisakan 4,7 persen atau 8,3 juta orang pada tahun 2010.

Menurut Agung, untuk urusan buta huruf ini diperlukan kerjasama antara pusat dan daerah dengan memberikan akurasi data yang valid agar kebijakan yang diambil Kementerian Pendidikan Nasional berhasil guna.

“Tidak perlu malu mengakui keberadaan warga yang masih buta aksara. Menjadi tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk ikut menekan angka agar kita benar-benar menuju masyarakat bebas buta aksara,” kata Agung di Jakarta, siang ini (Senin, 21/9).

Menurut Kantor Menko Kesra, pemerintah sudah menargetkan pemangkasan angka buta aksara terhadap warga berusia 15 tahun ke atas sebesar lima persen atau 7,7 juta orang. Angka ini pun masih tergolong tinggi. Itulah sebabnya pemerintah kabupaten dan kota harus lebih keras menekan angka buta aksara yang ada di wilayah mereka. [guh]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya