Berita

ilustrasi

Di Hari Ulang Tahun SBY, Malaysia Pulangkan Lima Nelayan Indonesia

RABU, 08 SEPTEMBER 2010 | 20:10 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Drama pembebasan lima nelayan Indonesia yang ditangkap Malaysia pekan lalu (3/9), berakhir sudah. Informasi terakhir yang diperoleh menyebutkan bahwa kelima nelayan asal Langkat, Sumatera Utara, itu telah dibebaskan Rabu malam ini (8/9). Pendagwa Raya telah mengeluarkan surat deportasi untuk kelima anelayan itu.

Mereka akan diberangkatkan pulang ke Medan Lion Air Flight JT 1283 tanggal 9 September, persis di hari ulang tahun SBY. Pesawat berangkat sekitar pukul 12.10 waktu setempat dan tiba juga tengah hari waktu Medan.

Menurut Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), M Riza Damanik, melalui pesan elektroniknya dari Penang, Malaysia, Komandan Maritim Robert Teh Geok Chuan selaku Ketua Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), menyebutkan bahwa kelima nelayan sudah diputus bebas.

"Kepulangan kelima nelayan tersebut sedang diproses di Imigrasi. Rencananya, Kamis (9/9), akan diterbangkan ke Indonesia," katanya.

Sebelumnya, ia mengabarkan bahwa situasi di APMM sempat berubah dan proses putusan bebas kelima nelayan Indonesia tertunda.

Kelima nelayan yang ditangkap itu adalah Nasir (34), Joulani (31), Junaidi (30), Iswadi (32), dan Ali Akbar (22). [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya