Berita

Dunia

Karrar Iran Saingi Predator Amerika

SENIN, 23 AGUSTUS 2010 | 05:57 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kekhawatiran Amerika Serikat semakin menjadi setelah Iran memperkenalkan pesawat tanpa awak buatan negeri itu yang dapat menjalankan misi pengeboman jarak jauh.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menghadiri peluncuran prototype pesawat tanpa awak yang diberi nama Karrar itu hari Sabtu lalu (21/8).

Menurut Press TV, sejak 1992 Iran memproduksi sendiri berbagai peralatan tempur mereka, mulai dari tanks, pengangkut personel lapis baja, misil, dan pesawat tempur. Pada tahun 2009 Iran berhasil menguji coba radar yang dapat digunakan dalam operasi pengeboman jarak jauh.

Pesawat tanpa awak milik Iran ini diperkirakan menjadi pesaing pesawat sejenis milik Amerika Serikat yang diberi nama Predator. Menurut pihak militer AS, pesawat tanpa awak yang dioperasikan dari jarak jauh meminimalisir risiko dan memudahkan tentara mengintai pihak musuh dan menyerang posisi kombatan lawan.

Sementara Menteri Pertahanan Iran, Brigjen Ahmad Vahidi, seperti dikutip media semi-resmi mengatakan pihak Iran dapat memproduksi Karrar tanpa bantuan dari pihak manapun. Pernyataan Menteri Vahidi itu disampaikan di saat bersamaan dengan rencana Iran memulai fasilitas tenaga nuklir di Busher, selatan Iran.

Pihak AS mempertanyakan motif Iran memperkaya uranium.

“Sangat jelas dan penting digarisbawahi bahwa Iran tidak memerlukan fasilitas pengayaan uranium di negeri itu, bila seperti yang mereka katakan bahwa nuklir mereka untuk tujuan damai,” ujar Jurubicara Gedung Putih Robert Gibbs beberapa hari lalu. [guh]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya