Berita

Polisario Gelapkan Bantuan Kemanusiaan

SELASA, 17 AGUSTUS 2010 | 22:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sebagian besar bantuan kemanusian yang diterima orang Sahara di kamp Tindouf, Aljazair, digunakan Polisario untuk membiayai apa yang mereka sebut sebagai zona militer.

Hal ini disampaikan mantan pejabat Polisario, Fateh Ahmed Ould Mohamed Fadel Ould Ali Salem akhir pekan lalu di Laayoune.

“Ini adalah pelanggaran terhadao tujuan dasar tujuan organisasi kemanusiaan mengirimkan bantuan mereka,” ujar Fateh yang baru-baru ini kembali ke Maroko dalam sebuah wawancara di Laayoune.

Dia menambahkan berkontainer bantuan kemanusiaan dari berbagai organisasi kemanusian dibawa ke zona militer yang dikuasai Polisario. Bantuan kemanusiaan itu terdiri dari tepung, susu bubuk, beras dan bahan bakar. Bantuan kemanusiaan itu dijual ke Mali dan Mauritania.

Berkaitan dengan hubungan antara Polisario dengan terorisme, dia menggarisbawahi bahwa kepentingan bersama antara Polisario dan Al Qaeda. Polisario, katanya, menyediakan senjata untuk jaringan Al Qaeda. Dia menambahkan, dengan senjata yang dikirimkan Polisario, Al Qaeda menculik turis Eropa di Malai dan Mauritania. Penculikan tidak pernah dilakukan di Tindouf yang kerap dikunjungi orang-orang Eropa.

Fateh meminta dunia internasional dan organisasi HAM mengadili kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Polisario dan Aljazair terhadap orang-orang Sahara yang diculik dan disekap di Tindouf. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya