Berita

RENUNGAN TEBET

Mengapa Bung Hatta Layak Jadi Teladan

JUMAT, 13 AGUSTUS 2010 | 23:24 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Rakyat Indonesia membutuhkan keteladanan, terutama di saat krisis datang tanpa henti seperti sekarang. Di saat seperti ini, rakyat perlu tahu apakah pemimpin mereka juga merasakan kesulitan yang mereka rasakan. Atau sebaliknya, apakah di saat rakyat menderita kesulitan, pemimpin Indonesia hanya sibuk mempercantik diri.

Untuk urusan keteladanan ini, ekonom senior Rizal Ramli menyarankan pemimpin Indonesia mencontoh Bung Hatta yang menurutnya merupakan salah seorang pemimpin otentik seperti halnya Bung Karno.

Mengapa harus meniru Bung Hatta?

"Dia adalah seorang pejuang tulen yang sederhana, yang sampai akhir hayatnya tidak dapat membeli sepatu yang diidamkannya. Sebagai pensiunan wakil presiden Bung Hatta juga tak mampu membayar tagihan listrik rumahnya. Kalau sudah begini, rakyat mana yang tak akan menaruh hormat kepadanya?" ujar Rizal Ramli di acara Renungan Kemerdekaan di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat petang (13/8).

Rizal Ramli menggunakan kehidupan Bung Hatta sebagai contoh karena saat ini dia melihat banyak pemimpin Indonesia yang tidak dapat dijadikan teladan. Kesulitan yang dialami rakyat, di mata pemimpin Indonesia, merupakan hal biasa dan wajar yang sudah semestinya.

"Kita semua juga yakin bahwa Bung Hatta adalah tipe pemimpin yang rakyat yang tidak berdiri di atas menara gading kekuasannya. Ia hadir di tegah rakyat, juga merasakan apa yang rakyat rasakan, menanggung derita yang sama sebagaimana yang rakyat derita," ujar Rizal Ramli lagi. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya