Tekanan Wall Street Merembet ke Bursa Asia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 03 November 2026, 08:24 WIB
Tekanan Wall Street Merembet ke Bursa Asia
Ilustrasi
Kecil Besar
rmol news logo Tekanan terhadap saham-saham teknologi Amerika Serikat (AS) merembet ke pasar Asia pada perdagangan Selasa, 3 November 2026.

Bursa Korea Selatan menjadi salah satu yang paling terpukul, sementara sejumlah pasar regional masih mampu bertahan di zona positif.

Indeks Kospi langsung dibuka melemah 3,55 persen. Saham Samsung Electronics, salah satu emiten dengan bobot terbesar di bursa Korea Selatan, anjlok sekitar 5 persen. Tekanan juga terlihat pada indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq yang turun 2,53 persen.

Berbeda dengan Korea Selatan, bursa Australia masih bergerak di zona hijau. Indeks S&P/ASX 200 naik 0,22 persen pada awal perdagangan, menunjukkan pergerakan yang lebih stabil dibandingkan sejumlah pasar saham Asia lainnya.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 23.535, lebih tinggi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 23.393. Pergerakan tersebut mengindikasikan peluang pembukaan positif bagi pasar saham Hong Kong.

Adapun bursa Jepang tidak menggelar perdagangan pada Selasa karena libur nasional. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA