Ketua Umum KAI, Siti Jamaliah Lubis, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama Polri, TNI, Bea Cukai, BNN, dan pemerintah daerah dalam memberantas penyelundupan narkoba.
"Ini wujud kerjasama yang sangat brilian antara Polri, TNI, Bea Cukai, BNN, termasuk pemerintah daerah dalam mengungkap dan menangkap para penyeludup narkoba obat-obatan terlarang (Narkoba) yang ingin menghancurkan anak bangsa kita ," katanya, Senin, 26 Oktober 2026.
Sosok yang akrab disapa Kak Mia itu menilai pengungkapan penyelundupan dalam jumlah besar tersebut perlu ditindaklanjuti dengan mengusut seluruh pihak yang terlibat.
"Berkali-kali pemerintah maupun Polri serta BNN sudah menyatakan perang terhadap Narkoba tersebut, ternyata ada lagi kasus penangkapan dalam jumlah besar. Kita minta usut dan ungkap siapapun yang terlibat tanpa pandang bulu," ungkapnya.
KAI juga meminta keluarga dan lingkungan sekolah berperan aktif melindungi anak-anak dari penyalahgunaan narkoba. Menurut Kak Mia, upaya pencegahan perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, generasi muda hingga orang tua.
"Mari kita jaga pelajar, mahasiswa, generasi muda maupun orang tua, agar terhindar dari Narkoba, semua pihak harus berperan aktif memberantas Narkoba," ajaknya.
Ia menegaskan pencegahan peredaran narkoba membutuhkan keterlibatan bersama demi mewujudkan generasi yang sehat menuju Indonesia Emas 2045.
"Kita harus songsong Indonesia Emas 2045 dengan kualitas hidup sehat tanpa Narkoba, Pemerintahan Presiden Prabowo berkomitmen untuk memberantas Narkoba, Say No To Drug," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: