Komisi X DPR: Revitalisasi Sekolah Harus Berdampak Nyata bagi Siswa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 15 Oktober 2026, 12:06 WIB
Komisi X DPR: Revitalisasi Sekolah Harus Berdampak Nyata bagi Siswa
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Komisi X DPR RI mengingatkan agar program revitalisasi sekolah tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba, berpendapat bahwa, fasilitas sekolah yang aman, nyaman, dan layak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang efektif. Karena itu, pelaksanaan revitalisasi harus direncanakan secara matang dengan mengutamakan mutu bangunan dan manfaat jangka panjang.

“Revitalisasi satuan pendidikan bukan sekadar memperbaiki atau membangun gedung sekolah. Lebih dari itu, program ini merupakan investasi bagi masa depan generasi muda. Kita ingin anak-anak belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal,” kata Eva dalam Workshop Pendidikan bertajuk Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dalam Mendukung Sarana dan Prasarana Sekolah, dikutip Kamis, 15 Oktober 2026.

Legislator dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan III itu juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Kepala sekolah, komite sekolah, panitia pembangunan satuan pendidikan, hingga pemerintah daerah harus menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai ketentuan.

Eva mengingatkan, pengelolaan anggaran dan pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk teknis yang berlaku. Setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pengerjaan, hingga pelaporan, perlu dilakukan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Harapan kita, program revitalisasi ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi sekolah. Pelaksanaannya harus sesuai aturan, kualitas pekerjaannya dijaga, dan hasilnya dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dalam jangka panjang,” tegasnya.

Workshop tersebut juga menjadi forum koordinasi bagi satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja untuk memperkuat pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan revitalisasi, pembagian tanggung jawab, serta pengawasan program.

Eva berharap, pemahaman yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam pelaksanaan revitalisasi di sekolah masing-masing agar pembangunan maupun perbaikan fasilitas berjalan optimal dan tepat sasaran.

"Dukungan sarana dan prasarana yang memadai diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan layanan pendidikan yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Tana Toraja dan wilayah Sulawesi Selatan III," demikian Eva. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA