Mata uang kripto terbesar di dunia ini menguat ketika pernyataan pejabat Federal Reserve (The Fed) memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut belum tentu diperlukan, sementara pasar bersiap menghadapi data inflasi terbaru AS.
Menurut data CoinMarketCap pada Rabu siang, 14 Oktober 2026, Bitcoin naik 0,31 persen menjadi 83.668 Dolar AS, sedikit lebih baik dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan yang cenderung stagnan. Penguatan ini juga mencerminkan sensitivitas Bitcoin terhadap perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter AS.
Presiden Federal Reserve Bank of New York, John Williams, mengatakan belum melihat kebutuhan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut pada 2027. Namun, ia menilai satu kali kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini masih mungkin diperlukan. Pernyataan tersebut memberi harapan bahwa kebijakan moneter AS tidak akan seketat yang dikhawatirkan pasar.
Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dapat menekan dolar AS dan meningkatkan daya tarik aset berisiko, termasuk Bitcoin. Dalam 30 hari terakhir, pergerakan Bitcoin memiliki korelasi sebesar 0,82 dengan Invesco QQQ Trust (QQQ), dana investasi yang banyak berisi saham perusahaan teknologi. Angka ini menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung bergerak searah dengan saham teknologi di tengah perubahan ekspektasi ekonomi dan suku bunga.
Dari sisi permintaan institusi, dana ETF Bitcoin spot di AS masih menghadapi tekanan. Pada 12 Oktober, ETF IBIT milik BlackRock mencatat arus dana keluar sebesar 65,4 juta Dolar AS. Meski demikian, tekanan jual akibat likuidasi posisi leverage mulai mereda. Nilai likuidasi Bitcoin turun 84 persen dalam 24 jam, mengindikasikan berkurangnya penjualan paksa terhadap posisi perdagangan yang menggunakan pinjaman atau modal berleverage.
Selanjutnya, perhatian pasar tertuju pada laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk September yang dijadwalkan dirilis hari ini. Konsensus pasar memperkirakan inflasi tahunan mencapai 3,6 persen. Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, harapan terhadap pelonggaran kebijakan moneter dapat kembali tertekan. Sebaliknya, angka yang lebih rendah berpotensi memperkuat optimisme investor dan memberi ruang bagi Bitcoin untuk melanjutkan penguatan.
BERITA TERKAIT: