Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Bareskrim Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka Rasisme

Ketum relawan Pro Jamin (Pro Jokowi-Amin) Ambroncius Nababan/Net

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menetapkan Ambroncius Nababan sebagai tersangka kasus dugaan rasis terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

"Ya betul (sudah ditetapkan tersangka)," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi saat dikonfirmasi, Selasa (26/1).

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, Polri tidak tinggal diam terhadap perlakukan rasisme yang dialami oleh Natalius Pigai. Melalui Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, telah bergerak untuk menyelidiki tindakan yang mengancam keutuhan NKRI itu.

"Tentunya dari pihak Kepolisian tidak tinggal diam. Kita sudah bisa memprediksi dengan adanya postingan itu, kita sudah melakukan penyelidikan dan analisis oleh Siber Bareskrim," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Senin (25/1).

Argo mengatakan, setelah Polda Papua Barat menerima laporan polisi (LP) terkait perlakuan rasis ini, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) telah melayangkan surat panggilan terhadap terlapor dalam hal ini Ambroncius Nababan.

"Sudah kita layangkan surat panggilan. Sudah kita serahkan kepada yang bersangkutan," tandas Argo.

Saat penuhi panggilan Bareskrim, Ketum relawan Pro Jamin (Pro Jokowi-Amin) itu tak menampik bahwa dirinyalah yang mengunggah foto Natalius Pigai dengan seekor Gorila. Namun ia membantah apa yang dilakukannya itu adalah sebagai tindakan rasisme.

"Percakapannya saya yang buat. itu saya akui saya yang buat. Sifatnya itu satire. Kritik satire. kalau orang cerdas tau itu satire itu lelucon-lelucon. Bukan tujuannya untuk menghina orang apalagi menghina suku dan agama. Tidak ada. Jauh sekali apalagi menghina Papua," kata Ambroncius saat penuhi panggilan Bareskrim Polri.

Ia mengaku, unggahannya itu merupakan bentuk kritik semata terhadap Natalius Pigai yang menolak untuk dilakukan vaksin Covid-19. Menurutnya, penolakan Pigai dengan tidak mau divaksin cukuplah sampai di tataran pribadi dan jangan diumbar ke publik yang menurutnya bentuk provokasi.
EDITOR: IDHAM ANHARI

Artikel Lainnya

Tiga Korban Tak Teridentifikasi, Polri Pastikan Hak Keluarganya Terpenuhi

Tiga Korban Tak Teridentifikas..

Selasa, 02 Maret 2021
Tim DVI Polri Tutup Proses Identifikasi, Tiga Korban Sriwijaya Air Tak Teridentifikasi

Tim DVI Polri Tutup Proses Ide..

Selasa, 02 Maret 2021
Siap Beraksi, 12 Terduga Teroris Di Jatim Keburu Ditangkap Densus 88

Siap Beraksi, 12 Terduga Teror..

Senin, 01 Maret 2021
Kampung Tangguh Jaya Mampu Jadikan Muara Angke Zero Covid-19

Kampung Tangguh Jaya Mampu Jad..

Senin, 01 Maret 2021
Perdagangan 6 Kg Sabu Di Binjai Dan Deli Serdang Digagalkan Polda Sumut

Perdagangan 6 Kg Sabu Di Binja..

Senin, 01 Maret 2021
Di Mataram, TNI-Polri Bersinergi Gelar Razia Ke Tempat Hiburan Malam

Di Mataram, TNI-Polri Bersiner..

Minggu, 28 Februari 2021
Di Polda Jatim Kini Perpanjang SIM Cukup Melalui Ponsel

Di Polda Jatim Kini Perpanjang..

Minggu, 28 Februari 2021
Polisi Sebut Tak Ada Pelanggaran Hukum Dalam Kerumunan Presiden Di Maumere

Polisi Sebut Tak Ada Pelanggar..

Sabtu, 27 Februari 2021
Kepolisian Negara Republik Indonesia