Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menguraikan bahwa memang personel Brimob melakukan
sweeping terhadap ambulans karena diduga menjadi tempat persembunyian para demonstran.
“Dia mencari perlindungan masuk ke mobil PMI. Membawa batu dan kembang api, jadi masuk ke sana, masuk ke mobil (ambulans),†kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/9).
Dengan demikian, Argo menegaskan, informasi bahwa ada ambulans membawa batu untuk para demonstran itu tidak ada.
“Jadi, apa namanya, anggapan anggota Brimob diduga mobil itu digunakan oleh perusuh, tapi bukan. Tapi perusuh yang bawa batu ke mobil berlindung.
Clear ya. Jadi enggak ada permasalahan apa-apa," demikian Argo.
Sejak awal, kejanggalan ambulans membawa batu juga sudah terlihat ketika banyak nitizen tak percaya. Terlebih, twit akun resmi
@TMCPoldaMetro yang diunggah Kamis dinihari, pukul 2.16 soal ambulans tersebut sudah dihapus.
Kemudian kejanggalan dan keanehan lainya, unggahan akun resmi TMC Polda Metro itu sebelumnya sudah ditwit oleh
@DennySiregar7 pada pukul 1.24.
BERITA TERKAIT: