Solahart Penuhi Kebutuhan Pemanas Air Berkualitas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 18 Maret 2016, 02:40 WIB
Solahart Penuhi Kebutuhan Pemanas Air Berkualitas
net
rmol news logo Solahart yang dikenal sebagai pelopor dari pemanas air tenaga matahari terus melakukan pengembangan produk dan juga menyesuaikan kebutuhan pelanggan terhadap pemanas air.

Asia Manager Solahart James Brown mengatakan, perumahan-perumahan keluarga kecil serta apartemen dan tempat kos di Indonesia sudah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Atas dasar itu Solahart Australia mengeluarkan produk terbaru untuk dipasarkan di Indonesia.

"Solahart merupakan perusahaan yang selalu mengedepankan inovasi, kualitas dan memperhatikan permintaan pasar, terutama terhadap pemanas air. Saat ini banyak bermunculan tingkat hunian yang kecil dan apartemen sehingga dalam upaya memenuhi kebutuhan customer Solahart mengeluarkan versi electric, termasuk Indonesia," jelas James di sela peluncuran produk di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis (17/3).

Sementara, Aquinas Adi Praja Rulan selaku direktur utama PT. Bernadi Utama yang merupakan sole distributor Solahart menambahkan, selain karena banyaknya pembangunan perumahan kecil menengah dan pembangunan apartemen pihaknya juga mengaku banyak permintaan untuk bisa memenuhi kebutuhan pelanggan akan pemanas air.

"Solahart Electric Water Heater dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan air panas yang bermutu, berkualitas, dan terpenting aman dalam menggunakannya serta nyaman. Kami sudah teruji dalam dunia pemanas air," katanya.

Peluncuran produk terbaru seri pemanas air tenaga listrik, Solahart menawarkan tiga varian kapasitas tangki dan listrik yaitu 25 liter, 55 liter, dan 100 liter.

"Kami pasarkan di sekitar harga Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Target kita bisa dipasarkan di seluruh apartemen atau perumahan menengah di Indonesia," demikian Aquinas.

Solahart sendiri merupakan pelopor pemanas air tenaga matahari di dunia. Sejak 1953, Solahart telah bekerja sama dengan lebih dari 80 negara termasuk di Indonesia dan telah memproduksi lebih dari satu dua juta unit. [wah] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA