
. Psikotes masuk polisi harus profesional sehingga orang-orang yang bermasalah dengan kejiwaan tidak lolos menjadi polisi.
Demikian dismapaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 27/2). Pernyataan Neta ini terkait dengan kasus mutilasi yang dilakukan polisi.
"Masa waktu pendidikan yang selama ini 5 bulan harus diperpanjang menjadi 1 tahun agar
Polri benar-benar mendapatkan calon-calon polisi terbaik," tegas Neta.
Selain itu, sambung Neta, polisi-polisi yang bermasalah harus segera dikonseling dan mengikuti terapi psikologis agartidak menjadi predator di masyarakat.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: