"Sejak setelah peristiwa bom Thamrin kita sudah melakukan penangkapan terhadap kegiatan yang diduga dalam jaringan teroris ini, lebih dari 35 hampir 40. Termasuk kemarin hari Minggu di Cisauk (inisial AD)," ujar Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta (Senin, 22/2).
Menurutnya, penyidik masih melakukan klarifikasi jaringan teroris Thamrin dari 40 terduga teroris yang ditangkap.
"Berapa yang terkait khusus bom Thamrin, berapa yang lain. Ini kan kita masih lakukan klasifikasi," kata Agus.
Dia menambahkan, sejak awal penangkapan, sebanyak 30 terduga teroris sudah dipisahkan berdasarkan kategori tindak pidana terorisme yang dilakukan.
"Tentu kita lakukan terus pendalaman, masih kita lakukan pendalaman. Apakah lima orang (terduga teroris Malang) terkait cukup kuat dengan bom Thamrin. Masih kita lakukan pendalaman," tutup Agus.
[wah]
BERITA TERKAIT: