
Presiden Joko Widodo tampaknya ingin mengakhiri polemik megaproyek pembangunan Kereta cepat Jakarta-Bandung. ‎Ia menuliskan hal tersebut di akun media sosialnya hari ini.
‎"Kereta cepat Jakarta-Bandung adalah bagian dari rencana besar kita menghubungkan kota-kota besar di Jawa dan luar Jawa," kata Jokowi di akun Twitter
@‎Jokowi.
‎Jokowi menjelaskan, kereta api ‎sebagai masa depan transportasi massal yang sangat dibutuhkan di Indonesia.‎
‎"K‎ota-kota yang padat penduduknya harus sudah menggunakan moda transportasi ini," ciutnya lagi.
‎Polemik megaproyek‎ kereta cepat Jakarta-Bandung terjadi sejak awal proses tender hingga saat groundbreaking dilakukan.
‎‎Polemik muncul antara lain terkait keputusan pengerjaan proyek dilakukan China, biaya sebesa USD 5,573 miliar yang dinilai kemahalan, tidak adanya ‎izin Amdal saat groundbreaking, hingga urgensi pengembangan kereta cepat Jakarta-Bandung.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: