
Pelaku teror di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, belum dapat diidentifikasi. Tapi yang jelas saat kejadian ada pengendara motor dan bersenjata.
Demikian disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Anton Charliyan
"Kami belum bisa pastikan tapi jadi
warning Indonesia akan jadi konser dan jadi pemberitaan internasional dari ISIS," katanya.
Anton menjelaskan, proses identifikasi masih terus dilakukan karena tempat kejadian perkara dianggap belum steril. Ada tidaknya sandera juga belum dapat dipastikan.
Ledakan diiringi tembakan dari arah atas gedung Djakarta Theatre. Ia pun membenarkan, polisi jadi target dalam serangan ini.
"Ya memang (infonya begitu ) dari kemarin-kemarin," imbuh Anton.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.