Di rumah dinas milik anggota Komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, Didik yang berusia 50 tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga.
"Korban asal Pacitan, Jawa Timur," terang Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta.
Jenazah Didik, kata Purwanta, ditemukan pertama kali oleh keponakan Nursuhud, Aldo (25), yang curiga dengan keberadaan Didik. Kemarin sore (Minggu, 3/1), Aldo sempat mengirim SMS ke ponsel korban, namun tidak dibalas. Pada Senin (4/1) pagi, Aldo kembali menghubungi lewat telepon ke korban yang berada di kamar juga tidak menjawab.
"Karena menaruh curiga, saksi menengok kamar korban yang berada di lantai dua. Saksi menemukan kondisi kamar terkunci dengan lampu kamar masih menyala," terangnya.
Aldo sempat mengajak sejumlah warga untuk mendobrak kamar tersebut. Ketika pintu terbuka, Didik terlihat telah tidak bernyawa di atas ranjangnya.
"Korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tertelungkup," tukasnya.
[dem]