Rizal Ramli: Politisi "Pengpeng" Mengkhianati Amanah Reformasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 26 Desember 2015, 15:37 WIB
Rizal Ramli: Politisi "Pengpeng" Mengkhianati Amanah Reformasi
rizal ramli/rmol
rmol news logo Dwifungsi pengpeng. Itulah istilah yang digunakan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli untuk kelompok politisi yang menjadi penguasa dan pengusaha di saat bersamaan.

Dalam twitnya beberapa jam lalu, Rizal Ramli mengatakan, bahwa kelompok politisi yang eksis di dua dunia ini merugikan baik negara maupun rakyat.

Twit Rizal Ramli itu mengomentari artikel di sebuah jejaring media sosial yang menyoroti permainan bisnis Wakil Presiden Jusuf Kalla dan kaitannya dengan sejumlah kasus termasuk kasus Pelindo II dengan tersangka RJ Lino. Di dalam artikel itu, Rizal Ramli disebutkan bersorak karena akhirnya permainan di Pelindo terbongkar.

Namun menurut Rizal Ramli dalam twit pertama hari ini, dirinya tidak bersorak. Dia mengatakan, kasus yang dibicarakan di dalam artikel itu adalah konsekuensi kalau penguasa merangkap jadi pengusaha.

"Inilah kalau penguasa rangkap jadi pengusaha. RR tidak bersorak. Orang tidak penting, kelakuan harus berubah," tulisnya.

Twit itu disusul oleh twit kedua. Bunyinya:

"Banyak pejabat rangkap jadi pengusaha, atau "pengpeng". Dwingfungsi "pengpeng" ini merugikan negara dan rakyat, dan mengkhianati amanah reformasi," demikian Rizal Ramli. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA